BIMTEK STRATEGI PELATIHAN GURU PAUD DESA DIGELAR DISDIKBUD EMPAT LAWANG DALAM RANGKA PERCEPATAN PENURUNAN STUNTING TAHUN 2025


Empat 
Lawang News – Kegiatan BIMTEK Strategi Pelatihan Guru Paud Desa dalam rangka Percepatan Penurunan Stunting ini mengacu pada Perpres 72 tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting, yang juga merupakan payung hukum bagi strategi nasional percepatan penurunan stunting, perpres ini juga untuk memperkuat kerangka intervensi yang harus dilakukan dalam pelaksanaan percepatan penurunan stunting.

Kegiatan ini berlangsung selama 2 (dua) hari yaitu tanggal 10 s/d 11 Desember 2025, dengan mengundang anggotaPKK, DW, HIMPAUDI, dan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kab. Empat Lawang sedangkan yang menjadi Peserta BIMTEK adalah Pengelola dan Tutor PAUD Se-Kab. Empat Lawang 


Kegiatan ini di buka Oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Al Baihaki, S.Kom.,MM , pada tanggal 10 Desember 2025 yang bertempat Hotel Khalisa.


Dalam sambutannya, Al Baihaki menjelaskan BIMTEK ini bertujuan meningkatkan kompetensi pendidik dalam pencegahan stunting melalui pemahaman gizi dan pola asuh, karena masa kecil di PAUD adalah usia emas yang harus dikawal betul dengan baik sejak mulai dari kandungan.


Ditambahkan juga oleh Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF Dora Dilia, S.Pd , beliau mengatakan Guru PAUD mempunyai tugas dan fungsi melaksanakan proses pembelajaran pada anak usia dini guna memberikan stimulasi terhadap perkembangan aspek perkembangannya, sehingga dapat terhindar dari stunting dan kelak dapat menghadirkan generasi emas yang berkualitas bagi Indonesia.


Pelatihan ini menargetkan peningkatan pemahaman guru terhadap intervensi gizi spesifik (kesehatan) dan sensitif (lingkungan/pendidikan) untuk mengatasi tantangan minimnya anggaran dan pengetahuan gizi di PAUD, lanjutnya.


Bimtek ini menghadirkan narasumber dari Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Mansyur Romadon Putra, s.Pd.,M.Pd serta Ketua HIMPAUDI, yang memberikan pemahaman mendalam tentang kondisi stunting serta strategi kolaboratif lintas sektor untuk menurunkannya. Peserta mendapatkan pembekalan mengenai deteksi dini stunting, pentingnya pola makan bergizi seimbang, dan integrasi program kesehatan dengan pendidikan.