Joncik Muhammad Suarakan Geografi Wajib di DPR RI, Dorong Generasi Melek Ruang dan Siap Hadapi Bencana

Poto: Joncik Muhammad Suarakan Geografi Wajib di DPR RI, Dorong Generasi Melek Ruang dan Siap Hadapi Bencana


EMPATLAWANGNEWS – Bupati Empat Lawang, Joncik Muhammad, kembali menunjukkan kiprahnya di tingkat nasional dengan menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi X DPR RI. 

Dalam forum tersebut, ia hadir sebagai Ketua Umum KAGEGAMA dan menyampaikan sejumlah gagasan strategis terkait penguatan sistem pendidikan nasional.

Salah satu poin utama yang disampaikan Joncik adalah pentingnya mengembalikan mata pelajaran Geografi sebagai pelajaran wajib di sekolah.

Ia menilai, Geografi memiliki peran vital dalam membentuk pola pikir generasi muda terhadap ruang, lingkungan, dan wilayah.

Geografi Jadi Fondasi Masa Depan Generasi
Menurut Joncik, Geografi bukan sekadar ilmu teoritis, melainkan ilmu yang sangat aplikatif dalam kehidupan sehari-hari. 

Ia menegaskan bahwa pemahaman geografi sangat penting dalam berbagai aspek, mulai dari mitigasi bencana, pengelolaan sumber daya alam, hingga menjaga keutuhan wilayah negara.

“Pemahaman tentang ruang, mitigasi bencana, dan kedaulatan wilayah merupakan fondasi penting bagi generasi muda dalam menjaga keutuhan NKRI,” ujarnya.

Dorong Penguatan Literasi Spasial
Selain itu, Joncik juga menyoroti pentingnya literasi spasial sebagai bagian integral dari kurikulum pendidikan nasional. Ia mengajak pemerintah serta seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan aspek ini tidak terabaikan.

Menurutnya, dengan kondisi geografis Indonesia yang rawan bencana dan di tengah tantangan global yang semakin kompleks, kemampuan memahami karakter wilayah menjadi kebutuhan mendesak bagi generasi penerus bangsa.

Bawa Aspirasi Alumni Geografi UGM
Dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum KAGEGAMA, Joncik turut membawa aspirasi para alumni Geografi dari Universitas Gadjah Mada. 

Ia menilai, penguatan posisi Geografi dalam sistem pendidikan merupakan langkah strategis untuk mencetak generasi yang memahami karakter wilayahnya sendiri.

Kehadirannya dalam forum DPR RI ini juga menjadi bukti bahwa pemerintah daerah memiliki kontribusi nyata dalam mendorong arah kebijakan pendidikan nasional.

Dorongan untuk menjadikan Geografi sebagai mata pelajaran wajib diharapkan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi terhadap ruang, lingkungan, serta nilai-nilai kebangsaan.