Poto: Audiensi Penuh Makna, IKPM Sumsel–DIY dan Gubernur Herman Deru Perkuat Sinergi Demi Sumsel Maju
EMPATLAWANGNEWS — Komitmen membangun generasi muda Sumatera Selatan kian diperkuat melalui audiensi antara Gubernur Herman Deru dan Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa (IKPM) Sumatera Selatan–Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) di Ruang Rapat Taman Kenten, Palembang.
Pertemuan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kepala Badan Kesbangpol, Kepala Biro Umum dan Perlengkapan, serta Kepala Biro Humas dan Protokol Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
Audiensi ini menjadi ruang dialog strategis antara mahasiswa perantauan dan pimpinan daerah.
IKPM Sumsel–DIY yang menaungi mahasiswa dari 17 kabupaten/kota se-Sumatera Selatan hadir membawa aspirasi dan gagasan sebagai representasi pemerintah daerah di Yogyakarta.
Ketua Umum IKPM Sumsel–DIY, Thomas Antoni, menyampaikan sejumlah agenda penting, termasuk rencana pelantikan pengurus baru periode 2026–2028.
Gubernur Herman Deru merespons cepat dengan menyatakan kesiapannya untuk langsung melantik kepengurusan baru usai Hari Raya Idulfitri.
Ia juga menginstruksikan Kesbangpol dan Biro Protokol agar segera memproses seluruh persiapan. Bahkan, gubernur meminta agar para alumni mahasiswa Yogyakarta turut diundang sebagai upaya memperkuat silaturahmi dan jejaring lintas generasi.
Tak hanya soal pelantikan, audiensi ini juga menyoroti persoalan aset tanah dan bangunan milik Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan di Yogyakarta.
Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah kebutuhan Asrama Putri IKPM Sumsel–DIY.
Bagi mahasiswa, keberadaan asrama bukan sekadar bangunan fisik, melainkan simbol kehadiran pemerintah dalam menjamin keamanan dan kenyamanan mahasiswi yang menuntut ilmu jauh dari kampung halaman.
Harapan tersebut disampaikan sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam mempersiapkan generasi muda yang unggul dan berdaya saing.
Selain itu, IKPM Sumsel–DIY juga memaparkan sejumlah program unggulan seperti Mudik Gratis bagi mahasiswa perantauan, Festival Budaya untuk pelestarian identitas daerah, serta program Sanjo Raya guna mempererat hubungan mahasiswa dan pemerintah daerah.
Seluruh aspirasi tersebut mendapat respons positif. Gubernur secara langsung menginstruksikan dinas terkait untuk menindaklanjuti berbagai usulan yang telah disampaikan.
Audiensi ini menjadi bukti bahwa sinergi antara mahasiswa dan pemerintah bukan sekadar wacana. Ketika dialog dibangun dengan kesungguhan, lahirlah komitmen nyata demi mewujudkan Sumatera Selatan yang maju dan berdaya saing.